Jakarta - Direktur PT Istana Sarana Raya, Hengky Samuel Daud meminta maaf kepada mantan gubernur Jawa Barat Danny Setiawan. Karena Hengky, Danny terjerat kasus korupsi.
"Saya mohon maaf Bapak jadi ditahan. Kalau ada kesalahan itu bukan karena saya," ucap Hengky di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2009).
Danny yang hadir sebagai saksi hanya mangut-mangut saja mendengar penyesalan Hengky. Oleh pengadilan Tipikor, Danny divonis 4 tahun penjara atas pengadaan damkar.
Karena perusahaan Hengky, Danny kini terpaksa mendekam di penjara. Melalui sebuah radiogram, perusahaan Hengky ditunjuk secara langsung sebagai rekanan tunggal pengadaan damkar di Pemprov Jabar.
Di kesempatan ini, Hengky juga membantah ia menghubungkan Danny dengan mantan Mendagri Hari Sabarno. Hengky mengaku tidak punya keberanian untuk menghubungi Hari.
"Tidak pernah telepon Pak Hari Sabarno, tidak pernah saya melancang diri," tegasnya.
Sumber : detik.com (nik/lom)







